OPERASI BIBIR SUMBING dan CELAH LANGIT-LANGIT TANPA BIAYA

Di RUMAH SAKIT SETIA MITRA bekerjasama dengan YAYASAN CITRA BARU

 

 

Cacat wajah sejak lahir termasuk sebagai salah satu anomali yang umum terjadi pada kelahiran. Para anak yang kurang beruntung ini berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk bisa berkembang di lingkungan mereka.

Bibir sumbing merupakan satu dari beberapa jenis cacat lahir yang bisa menimpa bayi. Kondisi ini dapat mulai terbentuk ketika bayi masih dalam kandungan. Terbentuknya kelainan pada wajah dan area mulut pada bayi ini bisa dipicu oleh beberapa hal.

 

Waktu masih dalam kandungan, bagian tengkorak, wajah, dan kepala bayi mulai tumbuh secara bertahap. Namun, pada bayi yang lahir dengan bibir sumbing, pertumbuhan pada area tersebut tidak terjadi dengan sempurna alias tidak adanya cukup jaringan di daerah bibir atau mulut. Sementara, jaringan yang tersedia tidak bisa menyatu dengan baik. Hasilnya, akan timbul celah pada bibir atau langit-langit rongga mulut atau bayi juga bisa lahir dengan celah pada keduanya.


Faktor-faktor yang bisa meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan bibir sumbing:

§  Keturunan, menurut penelitian, jika Anda atau pasangan Anda  lahir dengan kondisi bibir sumbing, maka jabang bayi lebih berisiko mengalaminya juga. Meski begitu, ada pula bayi yang tidak mengalaminya padahal memiliki orang tua dengan kondisi bibir sumbing.

§  Merokok, hentikan kebiasaan yang satu ini jika tidak ingin memiliki buah hati dengan bibir sumbing. Selain itu, merokok juga bisa memicu hal buruk lainnya pada ibu dan janin. Kelainan ini bisa dialami bayi dengan ibu yang tidak hanya perokok aktif tapi juga mereka yang menjadi perokok pasif (sering terpapar asap rokok).

§  Alkohol, menurut beberapa penelitian, ditemukan bahwa ada kaitan antara ibu hamil yang mengkonsumsi alkohol dan pembentukan bibir sumbing pada bayi.

§  Obesitas, jika sebelum hamil berat badan Anda termasuk obesitas, sebaiknya segera menurunkan berat badan, karena ibu hamil yang mengalami obesitas saat hamil berisiko tinggi melahirkan bayi dengan bibir sumbing.

§  Mengonsumsi obat-obatan, beberapa obat-obatan yang dikonsumsi selama hamil mungkin dapat meningkatkan risiko bibir sumbing pada bayi. Obat-obatan itu termasuk isotretinon (obat jerawat), methotrexate (obat psoriasis, arthritis dan kanker), serta obat anti kejang.

§  Kekurangan bernutrisi saat hamil bisa meningkatkan peluang melahirkan bayi dengan bibir sumbing.

§  Kekurangan asam folat, mengkonsumsi asam folat bisa membantu mengurangi kesempatan Anda melahirkan bayi lahir cacat. Kekurangan asupan ini bisa meningkatkan risiko melahirkan bayi lahir dengan bibir sumbing. Meski demikian, tidak ada penelitian kuat yang menyatakan mengonsumsi asam folat dengan dosis tinggi bisa mencegah kondisi tersebut. Tapi, mengingat manfaatnya pada kehamilan, semua ibu hamil tetap disarankan untuk mengkonsumsi asam folat selama empat bulan pertama kehamilan, bahkan satu bulan sebelum berbadan dua. Mengkonsumsi asam folat dosis tinggi juga sangat disarankan buat Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan bibir sumbing.

§  Sindrom Pierre Robin, sindrom ini bisa menyebabkan bayi lahir dengan rahang yang kecil dan posisi lidah lebih menjorok ke belakang dari biasanya. Kebanyakan bayi yang lahir dengan sindrom ini akan lahir dengan celah pada langit-langit rongga mulutnya. Meski begitu, sindrom ini termasuk kondisi yang langka.

 


Bayi yang lahir dengan bibir sumbing harus segera ditangani oleh tim medis. Jika Si Kecil mengalami celah pada bibir, operasi biasanya sudah bisa dilakukan antara usia 2 dan 3 bulan. Namun, jika dia mengalami celah pada langit-langit, biasanya operasi dilakukan antara usia 6 dan 12 bulan. Si Kecil mungkin dapat menjalani operasi lebih dari sekali.


Setelahnya, Anda harus terus memeriksakan kondisi Si Kecil ke dokter. Karena anak yang terlahir dengan bibir sumbing lebih mungkin mengalami gangguan kesehatan, misalnya sulit untuk menyusu maupun makan, gangguan pendengaran, gangguan untuk berbicara, kerusakan gigi, atau gangguan psikologis.


Rumah Sakit Setia Mitra sangat peduli sehingga bekerjasama dengan Yayasan Citra Baru rutin mengadakan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis yang langsung ditangani oleh ahli Bedah Plastik Dr. Bisono, Sp.BP dan Dr. Wicaksono, Sp.BP.


Jika Anda melihat anak-anak dengan kondisi cacat wajah (Bibir Sumbing dll) di lingkungan keluarga, tetangga ataupun di masyarakat silahkan, salurkan kepedulian Anda dengan menghubungi kami Rumah Sakit Setia Mitra ke 021.7656000 ext. 120, 118, 159, 164 atau 0813.9988.3925 kami akan segera membantu.